Senin, 16 Juli 2018

Inti Semua Kebijaksanaan



Konon, ada seorang raja muda yang pandai. Ia memerintahkan semua maha guru terkemuka dalam kerajaannya untuk berkumpul dan menulis semua kebijaksanaan yang ada di dunia ini. Mereka segera mengerjakannya dan empat puluh tahun kemudian, mereka telah menghasilkan ribuan buku berisi kebijaksanaan. Raja itu, yang pada saat buku-buku tersebut selesai dikerjakan  telah mencapai usia enam puluh tahun, berkata kepada mereka, “Aku tidak mungkin dapat membaca ribuan buku yang telah kalian hasilkan itu. Sekarang aku perintahkan agar kalian meringkas dasar-dasar dari semua kebijaksanaan yang ada.”

Setelah sepuluh tahun bekerja, para maha guru itu berhasil meringkas seluruh kebijaksanaan dunia dalam seratus jilid. “Itu masih terlalu banyak,” kata sang raja. “Aku telah berusia tujuh puluh tahun. Peraslah semua kebijaksanaan itu ke dalam inti yang paling dasariah.”


Maka orang-orang bijak itu mencoba lagi dan memeras semua kebijaksanaan di dunia ini ke dalam hanya satu buku. Tapi pada waktu itu raja telah berbaring di tempat tidur kematiannya. Maka pemimpin kelompok maha guru itu memeras lagi kebijaksanaan-kebijaksanaan itu ke dalam hanya satu pernyataan, “Manusia hidup, lalu menderita, kemudian mati. Satu-satunya hal yang tetap bertahan adalah cinta.”

Pesan Inspiratif:

Ya, tak ada satu pun hiasan diri yang keabadiannya melebihi keabadian cinta. Cinta adalah dasar terciptanya kehidupan ini, karena Tuhan mencipta atas nama cinta. Cinta bersifat universal, bukan hanya di tengah kehidupan makhluk bernama manusia, bahkan semua makhluk merasakan kehadiran cinta meskipun tidak semua dari mereka mampu menerjemahkan makna cinta itu sendiri. Cinta selalu hadir dalam setiap yang bernama kehidupan, dan karena kehadirannya hidup ini menjadi terasa indah. Seandainya Anda kehilangan kekayaan dalam jumlah yang sangat besar, yakinlah bahwa semua itu takkan membuat Anda menjadi orang yang paling miskin, selama kekayaan berupa cinta masih tetap bersemayam dalam jiwa Anda. Cinta memiliki kekuatan yang memampukan semua makhluk menghadapi keadaan sekalipun yang paling sulit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar